Pengumuman Penerimaan CPNS Kementerian PUPR 2019 [1.048 Formasi]

Posted on

KOMPASKERJA.com – Pengumuman Penerimaan CPNS Kementerian PUPR 2019 dengan jumlah formasi sebanyak 1.048 dapat menjadi pilihan anda, namun pastikan jurusan atau kualifikasi anda sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan. Diantara puluhan instansi pusat, kementerian yang satu ini juga merupakan favorit dari para calon pendaftar. Kemungkinan besar faktor gaji dan remunerasi yang menjadi alasan mengapa berkarir di Kementerian PUPR mnejadi pilihan yang tepat, namun pengalaman bekerja di lapangan atau penempatan di berbagai kota juga bisa jadi alasan yang logis.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 456 Tahun 2019 Tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkunganKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatTahun Anggaran 2019, maka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia lulusan Diploma Tiga (D.III)/Diploma Empat (D.IV)/ Sarjana (S.1) dan Pasca Sarjana (S.2), baik pria maupun wanita, untuk mengikuti seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang akan ditempatkan di Unit-unit kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan rincian sebagai berikut :

a. Jumlah formasi sebanyak 1048 orang yangd ibagi dalam 18 jabatan. Rincian formasi jabatan, kualifikasi pendidikan, persyaratan umum, persyaratan khusus, dan keterangan lainnya dapat dilihat pada lampiran pengumuman ini.

b. Periode pendaftaran dibuka tanggal 11 November 2019 sampai dengan 25 November 2019 secara online melalui website https://sscn.bkn.go.id

c. Informasi lebih detil terkait Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dapat dilihat di website Sistem Seleksi CPNS Nasional (https://sscn.bkn.go.id) dan website pengadaan CPNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (https://cpns.pu.go.id).

d. Seluruh proses seleksi pengadaan CPNS tidak dipungut biaya.

PERSYARATAN UMUM

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepadaTuhan YME, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit TNI, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  3. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  5. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih (Dibuktikan dengan Surat KeteranganCatatan Kepolisian pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS).
  6. Bebas dari penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnyadan tidak pernah terlibat tindak pidana terkait penyebaran Narkoba, Psikotropikadan Zat Adiktif lainnya(Dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA yang masih berlaku pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS).
  7. Bersedia untuk membatalkan perjanjian/kontrak kerja dengan instansi pemerintah/swasta lain, pada saat dinyatakan lulus.
  8. Bersedia ditempatkan di seluruh Unit Organisasi/Unit Kerja/Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dibuktikan dengan menandatangani dan menyampaikan Surat Pernyataan pada saatpendaftaran).
  9. Bersedia bekerja dan menjalani ikatan dinas sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sejak diangkat sebagaiPegawai Negeri Sipildi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dibuktikan dengan menandatangani dan menyampaikan Surat Pernyataan pada saatpendaftaran).
  10. Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer yang meliputi kemampuan mengoperasikan sistem operasi, menggunakan microsoft office dan menggunakan internet (pengoperasian email dan kemampuan browsing/searching).

PERSYARATAN KHUSUS

1. Pada saat melamar (menyelesaikan pendaftaran secara online di portal seleksi CPNS nasional (https://sscn.bkn.go.id)), pelamar berusia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi :

a. Berusia tidak lebih dari 27 tahun 0 bulan untuk pelamar formasi jenjang pendidikan D-III pada formasi umum. Ketentuan ini juga berlaku bagi pelamar yang memiliki jenjang pendidikan D-IV/S.1/S-2 yang melamar formasi jenjang pendidikan D-III pada formasi umum.
b. Berusia tidak lebih dari 30 tahun 0 bulan untuk pelamar formasi jenjang pendidikan S.1/D-IV pada formasi umum dan pelamar formasi jenjang pendidikan S.1 pada formasi khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude). Ketentuan ini juga berlaku bagi pelamar yang memiliki jenjang pendidikan S.2 yang melamar formasi jenjang pendidikan S.1/D.IV pada formasi umum dan melamar formasi jenjang pendidikan S.1 formasi khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude).
c. Berusia tidak lebih dari 32 tahun 0 bulan tahun untuk pelamar formasi jenjang pendidikan S.2 pada formasi umum.
d. Berusia tidak lebih dari 35 tahun 0 bulan untuk :

  • Pelamar formasi khusus Penyandang Disabilitas.
  • Pelamar formasi khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat.
  • Pelamar formasi umum dan formasi khusus yang telah aktif bekerja sebagai Pegawai Non PNS di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

e. Batas usia sebagaimana dimaksud pada ketentuan poin a sampai dengan d di atas, dihitung berdasarkan tanggal kelahiran

2. Memiliki kompetensi dan kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Memiliki ijazah :

  1. Berijazah Diploma Tiga (D-III), Diploma Empat (D-IV), Sarjana (S.1) atau Magister (S.2) dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan (pada saat tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah).
  2. Bagi pelamar formasi jenjang pendidikan Magister (S.2), kualifikasi pendidikan pelamar pada jenjang Diploma Empat (D-IV)/Sarjana (S.1) harus sesuai/memiliki kaitan dengan bidang pendidikan pasca sarjananya.
  3. Bagi lulusan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri harus telah mendapat penyetaraan Ijazah luar negeri dan penyetaraan nilai IPK dari Kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.
  4. Untuk formasi khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude) berlaku ketentuan sebagai berikut :
    i) Berijazah Sarjana (S.1) dari Perguruan Tinggi dalam negeri dengan predikat kelulusan “Dengan Pujian”/Cumlaude dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan (pada saat tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah); atau
    ii) Berijazah Sarjana (S.1) dari Perguruan Tinggi luar negeri dengan predikat kelulusan “Dengan Pujian”/Cumlaude setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara “Dengan Pujian”/Cumlaude dari Kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.
  5. Apabila akreditasi pada saat lulus tidak tercantum dalam ijazah/transkrip nilai/tidak terdapat dalam direktori hasil akreditasi Perguruan Tinggi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada website (https://banpt.or.id) / tidak terdapat dalam data website pendaftaran CPNS nasional (https://sscn.bkn.go.id), maka harus dibuktikan dengan surat keterangan akreditasi yang serendah-rendahnya ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atau Pejabat lainnya yang dipersamakan (hasil scan surat keterangan diunggah bersama ijazah dan pada saat pendaftaran secara online di portal seleksi CPNS nasional).
  6. Pada saat mendaftar, seluruh pelamar wajib telah memiliki ijazah Perguruan Tinggi (Surat Keterangan Lulus tidak berlaku).

b. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

  1. Minimal 2,75 pada skala 4,00 bagi pelamar lulusan Diploma Tiga (D-III), Diploma Empat (D-IV) dan Sarjana (S.1).
  2. Minimal 3,25 pada skala 4,00 bagi pelamar lulusan Magister (S.2) dan memiliki IPK minimal sesuai ketentuan poin b angka 1 di atas, pada saat lulus Diploma Empat (D-IV)/Sarjana (S.1).
  3. Bagi pelamar formasi khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude), minimal IPK 3,51 dan status kelulusan berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude yang dibuktikan dengan keterangan lulus Dengan Pujian”/Cumlaude yang tercantum pada ijazah/transkrip nilai/sertifikat kelulusan Dengan Pujian”/Cumlaude.

c. Memiliki kemampuan/menguasai bahasa inggris dengan baik yang dibuktikan dengan hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang dikeluarkan paling lama 1 (satu) tahun dihitung dari tanggal pelaksanaan tes sampai dengan tanggal 25 November 2019, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Sertifikat kemampuan bahasa inggris yang dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service) dengan skor minimal 450 untuk TOEFL ITP (Institutional Testing Program), skor minimal 53 untuk IBT (Internet Based Test), skor minimal 405 untuk TOEIC;
  2. Sertifikat kemampuan bahasa inggris IELTS (International English Language Testing System) dengan skor minimal 5;
  3. Sertifikasi kemampuan bahasa inggris (English Proficiency Test/TOEFL Prediction/dll) yang dikeluarkan oleh Balai Diklat Bahasa Lembaga Administrasi Negara/ Lembaga Bahasa Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, dan Lembaga Bahasa Swasta lainnya dengan skala penilaian menyerupai/sama dengan skala penilaian pada TOEFL ITP/IBT/TOEIC/IELTS, maka berlaku ketentuan skor minimal yang sama dengan skor minimal yang ditetapkan untuk masing-masing jenis sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris sebagaimana poin c.1 s.d c.2 di atas.

d. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Seluruh pelamar harus dinyatakan sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Surat Keterangan Sehat Rohani dari Dokter yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di Rumah Sakit Pemerintah/Unit Pelayananan Kesehatan Pemerintah setempat yang masih berlaku pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS.
  2. Khusus untuk pelamar formasi khusus Penyandang Disabilitas diwajibkan melampirkan surat keterangan dari Dokter yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di Rumah Sakit Pemerintah/Unit Pelayananan Kesehatan Pemerintah setempat (sekurang-kurangnya dikeluarkan 6 (enam) bulan terakhir) yang menerangkan jenis dan tingkat disabilitasnya pada saat pendaftaran secara online di portal seleksi CPNS nasional (https://sscn.bkn.go.id). Ketentuan ini juga berlaku bagi pelamar penyandang disabilitas yang melamar pada formasi umum dan formasi khusus lainnya selain formasi khusus penyandang disabilitas.
  3. Kriteria jenis dan tingkat disabilitas bagi penyandang disabilitas yang melamar pada formasi umum dan formasi khusus lainnya (selain formasi khusus penyandang disabilitas) dipersamakan dengan jenis dan tingkat disabilitas pada formasi khusus penyandang disabilitas.

TATA CARA PENDAFTARAN

1. Seluruh pelamar melakukan pendaftaran secara online melalui website https://sscn.bkn.go.id.

2. Pada saat melakukan pendaftaran online, pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) lowongan jabatan pada 1 (satu) kategori formasi.

3. Pelamar harap membaca dan mengikuti ketentuan pendaftaran online dengan baik dan teliti serta menyiapkan terlebih dahulu persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mulai mengisi formulir pendaftaran online.

4. Dalam melakukan pendaftaran, Pelamar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK)/Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kepala Keluarga yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) serta alamat email yang aktif.

5. Setelah mencetak Kartu Informasi Akun SSCN 2019, pelamar melakukan login ke portal SSCN dengan NIK dan Password yang telah didaftarkan dan mengunggah (upload) Swafoto (Selfie) dengan KTP dan Kartu Informasi Akun SSCN 2019. (format jpg maks 200Kb).

6. Dalam portal SSCN, pelamar memilih Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai pilihan instansi, jenis formasi dan jabatan sesuai kualifikasi pendidikan.

7. Pelamar wajib mengisi formulir pendaftaran online dan mengunggah (upload) dokumen-dokumen kelengkapan berupa data digital/hasil scan atas dokumen asli, sebagai berikut :

  • Hasil scan KTP asli/Surat Keterangan asli Pengganti KTP/Surat Keterangan asli Perekaman Data E-KTP (format pdf dengan ukuran file maksimal 200Kb) yang secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas dan dapat dibaca.
  • Pas Foto terbaru, sekurang-kurangnya menggunakan kemeja dengan warna latar berwarna merah (format jpg dengan ukuran file maksimal 200Kb) dan dokumen yang diunggah harus terlihat jelas.
  • Hasil scan surat lamaran dan surat pernyataan yang disatukan dalam 1 (Satu) file format pdf multi halaman dengan ukuran file maksimal 300Kb, dengan ketentuan :
    1) Hasil scan Surat Lamaran asli yang ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan sudah ditandatangani dengan tinta hitam oleh pelamar di atas materai Rp. 6.000,- sesuai dengan format pada lampiran III. Dokumen surat lamaran yang diunggah berupa hasil ketikan menggunakan komputer sesuai format yang telah ditetapkan oleh Panitia Seleksi, secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas dan dapat dibaca.
    2) Hasil scan Surat Pernyataan Asli yang telah ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,- sesuai dengan format pada lampiran IV. Dokumen surat pernyataan yang diunggah berupa hasil ketikan menggunakan komputer sesuai format yang telah ditetapkan oleh Panitia Seleksi, secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas dan dapat dibaca.
  • Hasil Scan Ijazah asli sesuai persyaratan jenjang/kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar (format pdf dengan ukuran file maksimal 300Kb) dan secara keseluruhan fisik dokumen yang diunggah harus dapat terlihat jelas dan dapat dibaca. Khusus bagi :
    1. Pelamar formasi pendidikan S.2 menyertakan hasil scan ijazah asli S.1/D.IV; dan/atau
    2. Pelamar lulusan Perguruan Tinggi luar negeri disertakan hasil scan Surat Penyetaraan Ijazah asli dari Kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi; dan/atau
    3. Pelamar yang akreditasi pada saat lulus tidak tercantum dalam ijazah/transkrip nilai/tidak terdapat dalam direktori hasil akreditasi Perguruan Tinggi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada website (https://banpt.or.id)/ tidak terdeteksi secara otomatis pada website pendaftaran CPNS nasional disertakan surat keterangan akreditasi yang serendah-rendahnya ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atau Pejabat lainnya yang dipersamakan;
    disatukan dalam 1 (Satu) file format pdf multi halaman dengan ukuran file maksimal 300Kb bersama hasil scan ijazah.
  • Hasil Scan Transkrip nilai asli/Salinan transkrip sesuai ijazah berupa 1 (Satu) file pdf multi halaman (dengan ukuran file maksimal 600Kb) yang menampilkan seluruh halaman transkrip nilai, secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas dan dapat dibaca. Khusus bagi pelamar formasi pendidikan S.2 menyertakan hasil scan transkrip nilai asli/Salinan transkrip S.1/D.IV
  • Dokumen pendukung lainnya, yaitu :
    1) Bagi pelamar formasi umum, menggunggah :
    i. Hasil scan Sertifikat tes kemampuan Bahasa Inggris Asli (format pdf dengan ukuran file maksimal 800Kb) yang secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas serta dapat dibaca.
    ii. Khusus bagi Pegawai Non PNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang masih aktif bekerja sampai dengan pendaftaran dan melamar pada formasi umum untuk mendapatkan kelonggaran batas usia sampai dengan 35 tahun, ditambahkan unggahan dokumen hasil Scan Surat Keputusan/Surat Perjanjian Kerja tahun 2019 yang telah dilegalisasi oleh atasan langsungnya serta secara keseluruhan fisik dokumen yang diunggah harus dapat terlihat jelas dan dapat dibaca.
    2) Bagi pelamar formasi khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude), mengunggah :
    a. Hasil scan Sertifikat tes kemampuan Bahasa Inggris Asli (format pdf dengan ukuran file maksimal 800Kb) yang secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas serta dapat dibaca.
    b. Khusus bagi Pegawai Non PNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang masih aktif bekerja sampai dengan pendaftaran dan melamar pada formasi khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude) untuk mendapatkan kelonggaran batas usia sampai dengan 35 tahun, ditambahkan unggahan dokumen hasil Scan Surat Keputusan/Surat Perjanjian Kerja tahun 2019 yang telah dilegalisasi oleh atasan langsungnya serta secara keseluruhan fisik dokumen yang diunggah harus dapat terlihat jelas dan dapat dibaca.
    3) Pelamar formasi khusus Penyandang Disabilitas, mengunggah dalam 1 (Satu) file format pdf multi halaman dengan ukuran file maksimal 800Kb dokumen :
    i. Hasil scan Sertifikat tes kemampuan Bahasa Inggris Asli yang secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas serta dapat dibaca;
    ii. Hasil scan surat keterangan asli dari Dokter yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di Rumah Sakit Pemerintah/Unit Pelayananan Kesehatan Pemerintah setempat yang masih berlaku (sekurang-kurangnya dikeluarkan 6 (enam) bulan terakhir) yang menerangkan jenis dan tingkat disabilitasnya.
    iii. Ketentuan unggah dokumen sebagaimana tersebut pada angka 3) poin i dan ii di atas, berlaku juga bagi pelamar penyandang disabilitas yang melamar pada formasi umum atau formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cum Laude).
    4) Pelamar formasi khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat, mengunggah dalam 1 (Satu) file format pdf multi halaman dengan ukuran file maksimal 800Kb dokumen :
    i. Hasil scan Sertifikat tes kemampuan Bahasa Inggris Asli yang secara keseluruhan fisik dokumen harus terlihat jelas serta dapat dibaca;
    ii. Hasil scan akte kelahiran asli dan/atau surat keterangan lahir asli;
    iii. Hasil scan surat keterangan asli dari kepala desa/kepala suku yang menyatakan memiliki garis keturunan orang tua (Bapak/Ibu) asli Papua/Papua Barat.
    iv. Ketentuan unggah dokumen sebagaimana tersebut pada angka 3) poin i dan ii serta dokumen pada angka 4) poin i, ii, dan iii di atas, berlaku juga bagi pelamar penyandang disabilitas yang melamar pada formasi Pelamar formasi khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat.

Pengumum Rincian Formasi CPNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2019 selengkapnya dapat anda lihat pada file pengumuman di bawah.

Informasi lainnya seperti Jadwal dan lokasi pelaksanaan Seleksi Pengadaan CPNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2019, Format Surat Lamaran dan Format Surat Pernyataan dapat anda download melalui tautan berikut : LAMPIRAN.

Demikian informasi ini kami sampaikan semoga bermanfaat untuk anda dan informasi ini dapat anda sebarluaskan.